Category: News

  • UM MI MDIA Bontoala Makassar 2021-2022

    UM MI MDIA Bontoala Makassar 2021-2022

    Makassar, 09 Mei 2022, MI MDIA Bontoala menyelenggarakan Ujian Madrasah sebagai syarat kelulusan santri tingkat Ibtidaiyah (SD).

    MI MDIA Bontoala menyelenggarakan pendidikan tingkat dasar sejak 2012. Kepala MI MDIA Bontoala, Nurul Husna Al Fayanah, S.Pd. menyatakan bahwa tahun ini akan menamatkan 7 santri, dua perempuan dan empat laki-laki.

    Tahun ajaran 2021-2022 pula penyelenggaraan ujian madrasah secara mandiri yang sebelumnya ikut ujian di Madrasah As’adiyah Layang dan MI Ma’arif jalan Ujung Makassar.

    Rabu, 11 Mei 2022 memasuki hari ke-3 yang sedianya akan dilaksanakan hingga Sabtu, 14 Mei 2022.

    Selamat ujian untuk santri yang akan tamat dan selamat datang santri baru yang akan bergabung dengan MI MDIA Bontoala Makassar.

  • Sinergi Guru, Pimpinan dan Orang tua Santri MDIA Bontoala

    Makassar, https://thenurturingproviders.com/artikelen-met-tien-hoofdtitels/ 1 September 2019. Setiap hari Ahad pertama di awal bulan berjalan, Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar selalu mengagendakan pertemuan antara para guru, unsur pimpinan dan orang tua santri.

    Acara yang dimulai dengan salat jamaah Ashar bersama dilanjutkan dengan membaca surah Yasin dan surah al-Waqiah selanjutkan kultum yang dibawakan oleh Pimpinan Ponpes MDIA Bontoala Makassar.

    Kemudian, acara dilanjutkan dengan diskusi terkait kondisi santri dan perkembangan pelajaran mereka selama sebulan berjalan. Hal ini dimaksudkan agar orang tua santri mengetahui perkembangan anak-anaknya selama menjadi santri di pondok pesantren MDIA Bontoala.

    Selain itu, kehadiran orang tua santri di pesantren dimaksudkan pula untuk mendekatkan mereka dengan pesantren. Kedekatan ini penting melihat bahwa orang tua santri dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Baik yang paham agama maupun yang awam terhadap agamanya.

    Santri dan orang tua santri serta guru dan pimpinan pondok pesantren MDIA Bontoala Makassar saling bahu membahu dalam mendidik anak-anak dan selama proses mondok di MDIA Bontoala.

    Dengan demikian, sinergi yang terjalin mampu memberikan efek edukasi yang lebih efektif. Karena guru, pimpinan dan orang tua santri paham betul kondisi dan perkembangan pendidikan anak-anak santri yang lagi mondok di MDIA Bontoala.

  • Sinergi Guru, Pimpinan dan Orang tua Santri di MDIA Bontoala Makassar

    Sinergi Guru, Pimpinan dan Orang tua Santri di MDIA Bontoala Makassar

    Makassar, https://techtrunnionmedia.com/10-hoofdlijnen-voor-informatieve-inhoud/ 1 September 2019. Setiap hari Ahad pertama di awal bulan berjalan, Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar selalu mengagendakan pertemuan antara para guru, unsur pimpinan dan orang tua santri.

    Acara yang dimulai dengan salat jamaah Ashar bersama dilanjutkan dengan membaca surah Yasin dan surah al-Waqiah selanjutkan kultum yang dibawakan oleh Pimpinan Ponpes MDIA Bontoala Makassar.

    Kemudian, acara dilanjutkan dengan diskusi terkait kondisi santri dan perkembangan pelajaran mereka selama sebulan berjalan. Hal ini dimaksudkan agar orang tua santri mengetahui perkembangan anak-anaknya selama menjadi santri di pondok pesantren MDIA Bontoala.

    Selain itu, kehadiran orang tua santri di pondok pesantren dimaksudkan pula untuk mendekatkan mereka dengan pesantren. Kedekatan ini penting melihat bahwa orang tua santri dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Baik yang paham agama maupun yang awam terhadap agamanya.

    Santri dan orang tua santri serta guru dan pimpinan pondok pesantren MDIA Bontoala Makassar saling bahu membahu dalam mendidik anak-anak dan selama proses mondok di MDIA Bontoala.

    Dengan demikian, sinergi yang terjalin mampu memberikan efek edukasi yang lebih efektif. Karena guru, pimpinan dan orang tua santri paham betul kondisi dan perkembangan pendidikan anak-anak santri yang lagi mondok di MDIA Bontoala.

  • MDIA Bontoala Makassar memeriahkan Jalan Santai

    MDIA Bontoala Makassar memeriahkan Jalan Santai

    Makassar, 1 September 2019. Masih rangkaian peringatan tahun baru Islam, Santri Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar menghadiri undangan Kemenag Kota Makassar, jalan santai.

    Acara yang diinisiasi Kementerian Agama kota Makassar bekerjasama dengan BAZNAS kota Makassar ini dilaksanakan pada hari Ahad 1 September 2019, pukul 06.00 di pelataran parkir Masjid al-Markaz al-Islami Bontoala kota Makassar.

    Acara yang dihadiri ratusan lembaga pendidikan Islam se-kota Makassar ini dihadiri 7 ribuan peserta. Acara jalan santai dilepas oleh Pelaksana Tugas Walikota Makassar, bapak Muh Iqbal Suhaeb.

    Adapun rutenya adalah Masjid al-Markaz al-Islami menuju jalan Gunung Bawakaraeng selanjutnya ke arah Jalan Jenderal Sudirman, Lapangan Karebosi Makassar dan melewati jalan Bulusaraung menuju jalan Masjid Raya, sekarang jalan Muh Yusuf dan finis di Masjid al-Markaz al-Islami.

    Jalan santai yang menurut Panitia dihadiri sekitar 7 ribuan peserta ini menyita perhatian masyarakat kota Makassar yang sedang berakhir pekan. Hal ini dikarenakan rute yang dilalui adalah rute utama masyarakat Makassar dan terlebih lagi hari Ahad adalah hari car free day di beberapa rute di Makassar salah satunya rute yang dilewati peserta jalan santai, tepatnya di jalan jenderal Sudirman Makassar.

  • Tradisi Malam 1 Muharram Ponpes MDIA Bontoala Makassar

    Tradisi Malam 1 Muharram Ponpes MDIA Bontoala Makassar

    Makassar, https://sefhcon.com/10-hoofdtitels-met-vier-paragrafen-elk/ 31 Agustus 2019. Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar telah mentradisikan tiap malam pergantian tahun Hijriah selalu melaksanakan doa bersama dengan harapan semoga di tahun yang baru para santri, keluarga santri dan masyarakat di sekitar pesantren mendapatkan keberkahan dan kesuksesan dalam hidup.

    Acara doa bersama dilaksanakan selepas shalat Isya berjemaah yang dilanjutkan dengan shalat tasbih.

    Acara tahunan yang selalu dipimpin langsung oleh Anre Gurutta Abd Mutthalib Abdullah ini senantiasa disambut antusias masyarakat di sekitar pesantren. Aula utama kampus I Ponpes MDIA Bontoala Makassar selalu penuh jamaah yang terdiri dari santri, orang tua santri, masyarakat sekitar.

    Ada hal unik di malam 1 Muharram ini, para santri membawa bubur warna warni yang biasa dikenal dengan bubur Suro atau bubur Sura dalam tradisi masyarakat Bugis Makassar. Bubur ini yang kemudian menjadi menu santapan bersama selepas doa akhir tahun dan awal tahun dilaksanakan.

    Selamat tahun baru hijriah, 1 Muharram 1441 H/1 September 2019 M.

  • Pembangunan Asrama Santri MDIA Bontoala

    Pembangunan Asrama Santri MDIA Bontoala

    Makassar, 26 Agustus 2019. Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar sedang membangun Asrama Santri di Jalan Lamuru lorong 118C No 7, kelurahan Bontoala Tua, kecamatan Bontoala, kota Makassar. Asrama yang awalnya merupakan wakaf dari salah satu pengusaha di kota Makassar itu sedang direnovasi dan akan dijadikan gedung permanen berlantai empat.

    Kunjungan Pemberi bantuan dari kementerian agama RI

    Anggaran awal renovasi ini berkat bantuan Kementerian Agama, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren tahun anggaran 2019.

    Pelaksanaan Pembangunan telah dimulai sejak tanggal 14 Agustus 2019. Dimulai dengan pembongkaran bangunan lama, berupa rumah panggung. Selanjutnya dilakukan penggalian pondasi untuk rancangan bangunan empat lantai.

    Proses pembangunan Asrama Santri MDIA Bontoala

    Untuk renovasi Asrama Santri ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar 1,5 milyar rupiah. Sumber dana pembangunan selanjutnya tentu akan diambil dari kas Yayasan. Namun dana sebesar itu tentu diharapkan pula uluran tangan para dermawan yang ingin mewakafkan hartanya ke jalan Allah, melalui pondok pesantren.

    Sebagai informasi bahwa sejak dikelola Anre Gurutta Drs Abd Mutthalib Abdullah, Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar tidak memungut biaya pendidikan kepada santrinya. Maka sungguh beban berat bagi yayasan yang tidak memiliki sumber penghasilan untuk melakukan pembangunan fasilitas bagi keberlangsungan dan untuk menampung santri yang ingin mukim di asrama.

    Penerimaan santri baru 2019-2020

    Oleh karena itu, bantuan dari para dermawan akan sangat bermanfaat bagi santri yang akan melanjutkan pendidikan di MDIA Bontoala Makassar.

    Terima https://reservasajonia.com/10-headlines-in-dutch/ kasih kepada para dermawan yang berkenan menyisihkan hartanya di jalan Allah. Silahkan kirimkan bantuan berupa bahan bangunan atau dalam bentuk tunai ke rekening Pompes MDIA Bontoala, BRI Unit Pasar Cidu Makassar, No. 3411-01-000593-50-4.

    Konfirmasi bantuan, silahkan hubungi: 0811395453; 085298444455.

  • PASKIBRA MDIA BONTOALA, IN ACTION

    PASKIBRA MDIA BONTOALA, IN ACTION

    Sejak https://pkbmalammedansejahtera.com/levitra-generiek-informatieve-headlines/ terbentuk di 28 April 2019, Pasukan Pengibar Bendera MDIA Bontoala terus berbenah diri dan selalu menyempatkan latihan pasukan setiap Minggu.

    Sabtu, 17 Agustus 2019 adalah hari pembuktian diri, bahwa Paskibra MDIA Bontoala telah lahir dan membuktikan diri, bahwa mereka mampu memberikan sesuatu yang baru di Pondok Pesantren MDIA Bontoala.

    Paskibra diterima pimpinan Ponpes MDIA Bontoala

    Selepas melaksana-kan tugas mengibarkan bendera Merah Putih, mereka diterima oleh pimpinan Ponpes MDIA Bontoala, Anre Gurutta Drs K.H. Abd Mutthalib Abdullah, M.A. Terlihat jelas wajah bahagia Beliau, dan mengucapkan rasa terima kasih ke pelatih, penanggungjawab dan santri yang menjadi pasukan Paskibra MDIA Bontoala.

    Bahwa mereka telah memulai tradisi baru di Pesantren MDIA Bontoala. Semoga ini akan terus berlanjut, dan mampu memberi kontribusi positif bagi bakat minat santri.

    Pasukan Pengibar Bendera Pondok Pesantren MDIA Bontoala lahir atas inisiatif penanggungjawabnya, Abdul Basith, salah seorang guru di MTs MDIA Bontoala. Atas pertemanan baik dengan salah seorang pelatih paskibra di kota Makassar, Dahlia Askar, maka terbentuklah pasukan ini. Semoga ini bukanlah aksi pertama dan terakhir. Selamat kepada seluruh pasukan di bawa komando ketua Paskibra, Muhammad Iqbal, teruslah berjuang. Semoga lahir kader-kader selanjutnya

    Gladi bersih, sebelum melaksanakan tugas
  • Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA)

    Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA)

    Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) bertema “SANTRI YANG SEKARANG, JADI PEMIMPIN DI MASA DEPAN,” salah satu tahapan yang harus dilalui santri baru sebelum resmi masuk dalam keluarga besar Pondok Pesantren MDIA Bontoala Yang bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi  dengan baik.

    kegiatan https://headspace.shop/generieke-cialis-uitgebreide-informatie/ MATSAMA ini dilaksanakan pada:

    Hari / Tanggal : kamis-ahad/ 11-14 Juli 2019

    Tempat           : Makassar (Aula kampus 1/2) dan Pangkep (Kampus 3) PONDOK PESANTREN M.D.I.A BONTOALA

    Dalam kegiatan pembukaan tersebut (MATSAMA) ANRE GURUTTA PIMPINAN PONDOK PESANTREN M.D.I.A BONTOALA MAKASSAR memberikan sambutan sekaligus arahan kepada santri baru  bahwa jadilah santri yang cerdas dan terampil untuk mencapai hal tersebut lanjut pimpinan MDIA Bontoala Makassar kuncinya harus memiliki ilmu. juga meneladani ke empat  sifat Rasulullah.

  • OSIS MDIA Bontoala at Down Syndrom day International

    Alhamdulillah…Pengurus OSIS Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar periode 2018-2019 berkunjung ke Taman Pakui Sayang Makassar tepatnya pada hari ahad, 24 Maret 2019 , pukul : 06 30
    Kunjungan ini diadakan untuk ikut bersosialisasi dalam acara perayaan Down Syndrom day International tepatnya pada tanggal 21 Maret , namun terlaksananya kegiataan ini baru terlaksana pada pagi hari ini 24 Maret 2019 yang diadakan oleh presented by forkasi makassar dengan tema “Leave no one Behind/Jangan abaikan siapapun”
    Tak hanya itu,

    Pengurus OSIS ponpes MDIA Bontoala juga menyediakan bingkisan berupa makanan ringan dan berupa balon untuk diberikan pada anak-anak penderita down syndrom yang hadir disana.

    “Selain https://tricityproperty.org/artikelen-over-cialis-generiek/ bersilaturahmi, kami juga akan menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu rekomendasi dalam kegiatan Baksos kepengurusan tahun ini.” (ucap sahabat Nurul Qalbi Arifin selaku anggota DPO Ponpes MDIA Bontoala periode 2019).

    Reporter: Reski Samad

  • Pelatihan Jurnalistik Santri MDIA Bontoala

    Pelatihan Jurnalistik Santri MDIA Bontoala

    Agenda tahunan OSIS Pondok Pesantren MDIA Bontoala salah satunya adalah Pelatihan Jurnalistik. Hal ini dimaksudkan untuk melatih santri menulis di berbagai media.

    Pengurusan OSIS tahun 2017-2018, menjadikan pelatihan ini sebagai agenda terakhir sebelum masa kepengurusan berakhir di bulan Desember 2018.

    Dalam pelatihan kali ini, panitia dan pendamping mewajibkan setiap peserta menulis berita. Salah satu tulisan peserta pelatihan berjudul “OSIS MDIA Bontoala mengadakan Pelatihan Jurnalistik” menulis bahwa:

    OSIS MDIA Bontoala mengadakan Pelatihan Jurnalistik dengan tema “Menumbuhkan Potensi dan Kreativitas Santri dalam Menulis” yang diadakan pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 9-10 November 2018 bertempat di Aula Kampus II Pondok Pesantren MDIA Bontoala. Pelatihan dimulai pukul 14.00 hari Jum’at, 9 November 2018. Pelatihan ini sangat menginspirasi karena menumbuhkan wawasan santri untuk dapat mengenal lebih dalam tentang berita.

    Pelatihan berjalan dengan baik dan tertib. Pelatihan kali ini melibatkan pengurus OSIS dan Alumni dan pesertanya adalah santri di tingkat MA dan MTs.

    Kegiatan pelatihan bertujuan: sebagai wadah para santri untuk mengetahui lebih dalam mengenai jurnalis dan penulis. Selain itu juga bertujuan sebagai ajang latihan untuk mengasah kemampuan santri untuk menulis [Ardila, kelas X, MA MDIA Bontoala]

    Hari kedua pelatihan ini, diadakan evaluasi peserta sebelum berkunjung ke dua redaksi media utama di Makassar, Tribun Timur dan Fajar Makassar.

    Di kedua media tersebut mereka akan melihat proses cetak koran dan mendapatkan materi dari para expert di bidang media cetak.